Showing posts with label Birokrasi Indo. Show all posts
Showing posts with label Birokrasi Indo. Show all posts

Thursday, May 9, 2019

Mengurus Perpanjangan SIM C di Bus Samsat Keliling LTC Glodok

Tiba jam 9 di LTC, ambil daftar antrian dapat nomor 40 wew kurang gercep. SIM C asli dan fotocopy KTP diambil petugas saat daftar. Yang mau perpanjang sim adalah suami saya, jadi suami saya jaga gawang saya jalan jalan sambil cari sarapan. Saya ke foodcourt LTC dan saya membeli juice alpukat di 2 kedai yang berbeda. Satu karena kepalang sudah tanya harga dan harga nya bombastis yasudah saya beli 1 saja, yang satu lagi saya beli pakai gopay biar dapat cashback haha.

Tunggu sekitar 2 jam baru dipanggil masuk ke dalam bis samsatnya, saya tidak menemani karena harus ke kantor, sebelum ke kantor saya mengunjungi seorang teman saya yang bekerja di LTC juga, dia berjualan karet tetapi yang lebih laku malah jajanan chiki kudapan roti dan minuman minuman seperti kopi, es teh manis, teh hangat dll. Mantap sambilannya malah yang bikin kenceng, tidak pernah sepi loh. Banyak pegawai pegawai disana yang memesan minuman atau sekedar jajan.

Penampakan dari kiosnya
Suami saya masuk ke dalam bis samsatnya, lalu dicek matanya dengan membaca tulisan yang sudah terpampang, sudah berhasil membaca dilanjutkan dengan foto untuk simnya, sidik jari lalu tanda tangan, dan ditanya namanya sudah benar belum di sim c nya. Sudah begitu sim c nya langsung dicetak dan langsung jadi, diserahkan pada suami saya dan suami saya ke tempat laminating yang juga sudah disediakan di mobil samsat itu dengan membayar 5000. Oh ya biaya perpanjangan sim C harga nya 130ribu idr, sehingga total 135ribu saja. Horeeee akhirnya sim nya cepat jadi. Total hanya 3 menit saja di dalam bus nya, sisanya adalah menunggu antrian hehe.

Kesimpulannya datanglah pagi jam 8 pagi agar tidak terlalu lama menunggu, lalu siapkan fotocopy ktp nya sebelum datang ke mobil samsat, karena peer banget harus cari tukang fotocopy lagi. Kemarin pulpen tidak dibutuhkan, padahal sudah beli dadakan di warung kecil takut takut susah mencari nya.

Kalau masa berlaku sim kamu habis, kamu tidak bisa perpanjang di bus keliling ini, kamu harus ke samsat di pusat ya.

Banyak yang menunggu antrian ditambah ada sejangka waktu sistem nya eror, petugasnya sampai bilang agak lama tunggunya dan tidak menerima cancel jadi kalau mau daftar harus pakem.
Antrian dari sisi pantat bis

Thursday, April 25, 2019

Bangga Banget Naik MRT Jakarta Indonesia

Akhirnya tahap 1 selesai, warga negara Indonesia tepatnya yang berlokasi di Jakarta bisa merasakan rasanya naik MRT seperti di luar negeri. Sebelumnya saya pernah naik MRT di Bangkok, Thailand dan setelah saya teliti tidak ada perbedaan yang jauh antara MRT Jakarta dan MRT Bangkok. Mantap Jiwa!

Saya tidak berhasil mengikuti percobaan naik MRT gratis, anime warga Indonesia sangat antusias sekali, saat saya sudah tiba di pintu MRT di Bundaran HI, pintu terpaksa ditutup oleh satpam karena di bawah antrian sudah sangat padat. Mantap! Akhirnya saya melanjutkan perjalanan saya menggunakan taksi online dengan hati sedih.

Akhirnya! Hari minggu kemarin tanggal 21 April 2019 setelah berpusing pusing ria mau menetapkan untuk pergi main kemana, kami memutuskan untuk ujicoba naik MRT bersama teman teman gereja. Kami naik taksi online dahulu dari gereja kami ke bundaran HI, lalu naik MRT deh. Kami menggunakan akses tangga untuk turun ke bawah, ada banyak pilihan akses (eskalator dan lift untuk orang yang membutuhkan) tetapi kamu harus tahu posisi nya di pintu sebelah mana karena ada 4 pintu untuk stasiun bundaran HI ini.


Sampai di bawah kami disambut oleh orang orang BCA yang menawarkan kartu flazz dengan berbagai gambar, suami saya membeli 1 karena kartu flazz nya entah dimana, saya memilih gambar tweety (kartun burung imut jadi ingat masa kecil yang indah, banyak tontonan kartun berkualitas di hari minggu pagi yang membuat bingung mau nonton yang mana dahulu). Harga nya 40ribu sudah termasuk saldo 20ribu idr di dalamnya. Yang duffy duck milik teman saya, lumayan unyu juga. Ternyata saat kami tiba di stasiun MRT lebak bulus ada yang jual flazz avengers dong, sayang sekali ahaha masa saya mau tambah flazz lagi. Sebenarnya saya ingin menggunakan kartu kredit card BCA yang ada logo flazz nya hanya takut chip nya rusak, atau malah menjadi tidak aman bisa dibobol, yasudah terpaksa beli si unyu tweety ini. Ahaha.


Banyak sekali warga yang mengantri untuk membeli kartu single trip sampai mengular loh, karena kami membeli kartu flazz kami langsung masuk ke dalam pintu masuk MRT nya, langsung men-tab kartu flazz kami. Ingat ya 1 kartu untuk 1 orang ya karena biaya akan dihitung per stasiun untuk tiap individu.

Menunggu MRT datang dengan disiplin ya harap antri di area garis kuning, area garis hijau itu untuk jalan orang keluar dari kereta MRT:




area pintu dilarang dekat-dekat

Kereta datang per 10 menit sekali. Mantap Jiwa! Tidak perlu tunggu lama-lama. Ini keadaaan di dalam kereta tidak jauh berbeda dengan KRL yang sudah ada di Indonesia yang tercinta ini. Tidak jauh berbeda juga dengan MRT/BTS di Bangkok.


Soal kecepatan 30 menit kita bisa sudah sampai di MRT Lebakbulus loh, perjalanan dari Bundaran HI. Ini mantab betul banget, bisa menghabiskan waktu kira kira 1 jam 30 menit bahkan 2 3 jam jika macet mengular untuk sampai kesana jika menggunakan mobil pribadi.

Ini dia rute MRT Jakarta Indonesia :
diambil dari internet
Asik akan ada ekspansi ke daerah kota, mantap!!! dari ujung ke ujung Kota sampai ujung Lebak Bulus kurang dari 1 jam. Saya senang banget ada solusi untuk mengurangi kemacetan di kota Jakarta yang sangat padat ini (terlihat juga saat berburu promo pasti banyak yang mengantri).

Dari MRT Lebak Bulus kami melanjutkan naik grab ke Mall Pondok Indah. Lebih lama nongkrong di food court nya dibanding jalan jalan nya. Tapi ini yang seru, saling bertukar pikiran, saling bergosip, saling bercanda tawa juga.

Nikmatnya Dairy Queen rasa cherry blossom, coklat, dan green tea ikut menghiasi lidah kami, juga makan malam mie Dong yang katanya dari penang ternyata temenan sama Lamian Palace, mirip mirip si rasanya. Maaf tidak difoto, lain kali saya akan foto ya untuk menambah rasa mata di blog ini.

Perut kenyang, telinga senang, mata senang, kami pulang kembali ke arah MRT Lebak Bulus untuk balik kembali ke rumah kami masing masing. Oh ya untuk harga periode April 2019 (yang katanya diskon 50%) adalah 7000 IDR per trip per orang ya (dari stasiun MRT HI sampai Lebak Bulus)

Yang belum sempat menikmati MRT Singapore, MRT Bangkok, tidak usah jauh jauh mari datang ke Jakarta, rasanya kakak adik koq, hari minggu kemarin itu saya rasanya dibawa ke luar negri loh. Jika sudah naik MRT Jakarta boleh tulis pengalaman singkatnya di kolom komen.

Oh ya, saya kurang melihat adanya tong tong sampah, kalian bisa mengantongi sampah kalian dahulu ya sebelum ketemu tong sampah, agar MRT kita tetap bisa berjaya untuk jangka waktu panjang. Juga jangan coret coret A love B selamanya, or anything, please! Coret coret di buku diary mu saja ya, kalau tidak punya kamu bisa memulai coret coret di blogspot seperti saya ini, kalau beruntung kamu pun dapat mendapat tambahan cling cling masuk ke kantongmu.

Wednesday, July 12, 2017

Menghidupkan Nomor Handphone yang Hangus (Operator 3)

Udah lamaaa pake banget gak posting cuit cuitan lagi di mari..

Paling up to date sih sabtu kemarin saya ke store 3 buat menghidupkan no hp yang sudah tersebar kemana mana ini. Kenapa perlu dihidupkan kembali? Supaya yang mau telp saya/suami saya tidak disapa oleh seorang cewek yang bilang "nomor yang anda hubungi tidak terdaftar, silahkan periksa kembali nomor tujuan Anda." hihihihii.. alias nomor hp saya ini hangus, karena jarang sekali diperhatikan karena keasikan pake no hp yang isi nya kuota internet doang hihi.

Browsing lah saya...
Banyak dapet info nih, tapi info nya kurang memuaskan, dimulai dari harus mengganti dari prabayar(pulsa terbatas ya udah qt bisa tinggal isi lagi ke counter hp atau ke atm) ke yang pascabayar (pakai dulu, bayar tagihan kemudian alias bisa bablas angine), jadi option ini big nooo.
Ada info lagi yang mengatakan bahwa harus bayar 500ribu agar nomornya bisa dihidupkan kembali, ada juga yang bilang kalau no yang hangus ini tidak bisa dihidupkan lagi karena sudah dijual ke orang lain. Hummmn ternyata miss gugle kurang akurat kali ini hehehee.
Mending cuss ke counter 3 di daerah perukoan roxi mas.

Ingat ya Store 3 bukan di dalam mall roxi, tetapi ada nya di ruko-ruko yang lebih dalam lagi, bisa langsung googlemaps koq, kalau quota nya terbatas bisa banget tanya satpam yang selalu ramah dan siap sedia ditanya. 

Saya datang di hari Sabtu sekitar jam setengah dua siang, rameee beeeud, hanya ada 1 satpam dan 2 customer service. Pertama datang kita ditanya ada keperluan apa, dan mengisi data nama kita dan no hp kita serta keperluan kita mau apa datang. Bilanglah mau ganti kartu nomor yang sudah hangus, kita diberikan nomor antrian secara lisan saja. Kita dapat no 96 atau 97 lupa, dan menunggu 20 pelanggan lagi.

Mau menunggu tapi tidak ada tempat duduk yang memadai, akhirnya dapat tempat duduk juga  meskipun menyempil, dan saya harus bolak balik liat ke arah motor saya dari kaca, saya menyimpan barang belanjaan sebulan di motor hehee, gak mungkin juga gw bawa bawa masuk ke dalam Store 3.

Di tengah saya menunggu, ada pergantian shift satpam, kali ini satpamnya lebih tua tetapi lebih pro deh, dia gaya juga memandu semua orang yang mau upgrade simcard 3G ke jaringan 4G, gak gaptek juga dan layaknya 2 customer service lainnya, dia membantu tiap orang yang gaptek sampai beres. Dalam hati saya baguuuuuus jadi antrian makin sedikit hehe.

Setengah jam berlalu, 1 jam pun berlalu, gw sengaja kasih laki gw main game, biar mulutnya anteng hahaha, doi gak suka menunggu. Eh nama David dipanggil bo, kita beberes siap siap mau ke counter nya, dan eng ing eeeeeeng ternyata sudah ada orang yg masuk ke dalam counternya. Ternyata eh ternyata si bapak cina gendut itu namanya David juga, yaelaaah dia baru dateng booo udah masuk ke counter duluan. Kita protes ke satpam nya dan akhirnya setelah si "Om David" ini selesai, kita segera masuk ke counter nya biar gak keselip sama the Third David hahahaa.

Noted ya buat kalian yang namanya banyak di tanah air kita yang tercinta ini, jangan lupa cantumin nama belakang nya juga kalau ngantri, jadi antri nya tu adil hehehe. Masukan juga untuk Store 3 untuk aturan antrian nya mohon dibuat lebih jelas, misal mendapat secarik kertas berisi no antrian / saat pendataan awal nama yang dimasukkan harus lengkap.

Lanjut lagi kita cerita lah kalau kartu kita hangus dan minta diberi nafas kembali, sang CS bilang bisa dihidupkan kembali tetapi ada biaya nya 150 ribu (harga per Juli 2017 ya) sudah mendapat 2 tahun masa aktif, serta pulsa 50ribu. Langsung kami iyakan, dan sang CS memprosesnya. Dia bilang kartu akan aktif 3 hari ke depan ya, dan saya akan mengabari nya jika sudah ready.
Benar saja Rabu kemarin jam 5 sore tengtong ada sms yang mengabari no hp ini telah aktif dan dapat digunakan. Horaaay. (Biasa aja sih, yah mulai de ibu ibu/bpk bpk penawar kartu kredit dll cari sy lagi hehe karena no ini sudah tersebar ke seluruh antero indonesia entah teman kolega marketing dll).

Bagi yang memang mau menghidupkan nomor nya kembali, entah karena no nya unik, no nya udah banyak dikenal, males sebar sebar no lagi, sebaiknya selain googling segera langsung ke store nya. Semoga operator yang lain juga berbaik hati ya.

Friday, March 10, 2017

Ganti plat nomor motor 5 tahun di Samsat Cengkareng

Singkat saja yaa saya kasih penjelasan gimana caranya ganti plat no yang udah kadaluarsa.

Datang ke samsat terdekat sesuai wilayah stnk kendaraan anda, perhatikan datangnya ke samsat yang mengurus bagian stnk bukan sim, soalnya saya baru tahu kalau ada beberapa wilayah yang tempatnya dipisah.

Jangan lupa bawa semua data data lengkap, seperti BPKB asli, stnk asli, ktp pemilik kendaraan yang asli, dan yang terakhir sang pulpen. Kalau mau hemat boleh bawa berkas fotocopy nya, sehingga tidak usah fotocopy di samsat, harga nya 5000 untuk fotocopy 2 lembar saja, tetapi ada keuntungan hasil fotocopy- nya dia rangkai dengan rapih kalau kita pakai jasa dia.

Pertama datang ke loket no 1 (loket pendaftaran), kita diberikan 1 formulir, dan kita juga menyerahkan stnk kita. Setelah dapat formulir, silahkan diisi terlebih dahulu formulirnya.
Tahap selanjutnya ke tempat cek fisik, di sini ada abang yg udah ready cek kendaraan kita. Dia gak bener bener cek sih, soalnya kan toh motonya masih bisa jalan hehehe. Dia cuma gesek2 dua nomor mesin motor kita aja.
Setelah dari situ kita kasih formulirnya ke loket 2 (loket pendaftaran juga)
Kita disuru tunggu, tunggu nya gak lama koq paling hanya 10 menit.
Nama kita dipanggil dan disuru masuk ke dalam gedung lantai 2 untuk bayar dll.
Sebelum menuju ke sana, saya ke tukang fotocopy dahulu, jadi biar gak bolak balik.

Lanjut di dalam gedung di lantai 2, bawa setiap berkas berikan pada bapak nya di loket pendaftaran. Lalu kita diberikan nomor antrian, saya dapat no 080, seperti nya tidak berurutan nomornya.

Setelah tunggu sekitar 15 menit, nama kita dipanggil, kita mendapat resi untuk bayar, kita disuruh bergeser sedikit ke kasir.
Setelah bayar dari kasir, kita berikan berkas bukti pembayaran ke loket paling ujung bagian ganti plat no.
Lalu tunggu lagi sekitar 15 menit.
Nama dipanggil dan kita diberikan stnk baru. Kita disuru ke belakang gedung untuk mengambil plat yang baru.

Sampai disana kita berikan struk pembayaran kita ke petugas yang berjaga, dan kita menunggu sekitar 20 menit sambil ngebaso + ngerujak di bawah pohon.

20 menit berlalu, dan jeng jeng plat baru sudah ditangan. Hore saatnya pulang.

Langkah2 di atas semoga bermanfaat, sehingga urus stnk tidak pakai calo.

Tuesday, October 18, 2016

Bikin e-passport mudah

Beberapa minggu yang lalu saya dan suami datang jam 5 subuh ke kantor imigrasi Jakarta Barat di sebelah kota tua. Saat itu hujan agak deras, tapi kami berpikir pasti sepi karena hujan dan memang sepi. Kami mendapat antrian no 1 dan 2. Sambil menunggu satpam nya kepo banyak tanya mau ke negara mana, mau jadi TKI ya, buakakaka. Tenang saya masih mau berkontribusi di negara kita tercinta Indonesia, belum ada kesempatan ey kerja di luar.

Jam setengah 8, ada petugas yang membicarakan semua aturan tentang pembuatan passport, hafal pake banget ya si bapak, tiap hari cuap cuap kali ya. Jam 8 loket pemeriksaan dokumen dibuka, saya tidak mengantri karena dapat no antrian awal. Berkas asli dan fotocopy sudah kumplit diperiksa (KTP, KK, akta lahir, surat domisili / surat keterangan kerja jika bukan ktp Jakarta), lalu saya diberikan sebuah map biru dan lembar formulir. Saya mengisi nya.

Tak lama kemudian saya dipanggil untuk interview sekitar jam 9 pagi, sang petugas gak tanya macam macam koq, dia hanya tanya nama lengkap tanggal lahir tempat tinggal mau kemana, udah! (Enak nih kerjaan, saya juga mauuuu tanya tanya hal dasar ke orang, kepoin orang kemana, kalau boleh ikutan nebeng tiket murah meriah hahaha pergi jalan jalan bareng judulnya) Udah selesai interview kurang lebih 5 menit, saya diberikan nota untuk pembayaran passport, epassport 655ribu, passport biasa 355ribu -harga per okt 2016

Pembayaran bisa dilakukan di semua teller bank. Setelah bayar, hitung deh 7 hari kerja ke depan baru kita balik lagi ke kantor imigrasi buat ambil passport kita yang sudah jadi.

Saya datang di hari ke 9, menghindari kalau kalau belum jadi passport nya karena malas banget harus balik lagi. Datang minta nomor antrian, menunggu loket dibuka jam 10 pagi, tunggu no dipanggil taraaaaaaaa jadi deh passport eike buat jalan jalan keluar negri. Udah cek cek data semua sudah ok, saya disuru ke tukang fotocopy untuk fotocopy bagian passport nya (si abang tukang fc nya udah tau koq, tempat fotocopy juga gak jauh dekat toilet saja). Sudah fotocopy langsung serahkan kembali ke loket tempat kita ambil no antrian. Selesaaai deeeeh. Era Ahok memang serba tidak dipersulit jika data data yang kita bawa kumplit!

Ada tambahan info nih, sebaiknya diperiksa baik baik berkas berkas yang mau diperiksakan ke kantor imigrasi karena akan ribet jatohnya, misal nama dalam ktp anda berbeda dengan nama di akte lahir ataupun di kartu keluarga. Kalian harus mengurus KM1 dahulu (surat keterangan, untuk kasus ini menyatakan bahwa benar orang ini dengan nama ini adalah sama). Mengurus surat ini juga agak ribet karena harus keliling keliling kampung cari Bapak RT cari Bapak RW minta surat keterangan plus tanda tangannya. Minta nya rangkap dua, biar sekalian buat ke kantor ducapil, biar gak balik lagi ketemu bapak RT dan RW. Sudah begitu baru deh ke kelurahan minta dibuatkan surat KM1 untuk keperluan buat passport. Sudah passport selesai, jangan lupa urus ganti ganti data ke ducapil karena di depan sana kita tidak tau birokrasi akan lebih ribet atau lebih rapet hahaha.

Info juga jika sudah memiliki buah hati, tolong buah hati nya diberi nama yang bagus dan tidak usah ganti ganti nama tiap periode sekolah. Ini akan sangat menyulitkan buah hati anda di masa depan.

Wednesday, March 18, 2015

Visit Lapangan Banteng and Pay Vehicle's Tax

So sad, there's no much time again to writing my brain here because my team mate already resign and half of her task became my task now. Please send a new one for help our team, Sir Bahrin :) I am very waiting for that time.

Leave office problem, let's go to other topic.

Last weekend, I and my husband go to Lapangan Banteng in Jakarta, we want to pay STNK's tax (pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan in bahasa) We pay every year before day 22 of March. First we must take a form about our identical vehicle. After that we must photo copy our identity (KTP), our BPKB, and our STNK. We can get form and photo copy at the same place, at front of bus.


After that, we give the form that already filled and give the photo copy to registration point, at middle of the bus like below picture. We must queue at this step.


Already give all document to registration point, you can wait for a while until your name is called. You must go to teller desk and pay the tax. After all done, the teller will give you a new STNK that will expired next year.

Because the process waiting is so long, i go for a walk alone at Lapangan Banteng. I see beautiful garden and little lodgment there complete with 4 pc water fountain. Your feeling will be great, you can find peacefull place like this in Jakarta town (very populous) ---> like my home town Lovely Bandung.




In center you can see a big man sculpture, this man describe somebody that already free from colonialism. This statue made when our nation struggle to get Irian Barat's freedom from colonialism of Belanda. Remember we as son of God already free because God's Salvation. How beautifull story!!



I have an opportunity to talk with my sister by phone (she is in B-town, I should be there too but my husband was sick so hmmmm..) while sitting in a little lodgment and take a picture too. Here is it! I with orange t-shirt. So beautiful.. ehem..

While sitting around, i heard choir sing a song. It's student choir. See a little huddle in the middle left at below picture.

Get a short escape my brain so fresh :) Thank you Lord!