Showing posts with label Menanti Momongan. Show all posts
Showing posts with label Menanti Momongan. Show all posts

Friday, May 31, 2019

Berhenti

Si merah datang!!! Berpikir dunia sudah berakhir, nyatanya masih berjalan. Kali ini sebelum dapat mens rasanya lebih dag dig dug dari cycle cycle sebelumnya, sampai meminta bantuan doa pada sekeliling agar kali ini berhasil, apa daya sudah dibuat skenario dari yang di Atas cycle kali ini gagal kembali padahal sudah rela disuntik bolak balik ke dokter dompet udah minus 10juta. Memang sih tidak bisa 1 cycle saja ke dokter tetapi 10 juta adalah harga yang sudah ditetapkan di awal saat kita mau mulai ke dokter. Lewat dari angka itu sepertinya sedih dan tidak ada jaminan sukses juga karena kita bukan pasangan yang tajir melintir (semoga segera menjadi tajir melintir karena di dunia butuh uang tul?).

Sebelum berhenti saya telp ke YPK bertanya harga uji fungsi sperma, lumayan syok harganya 2juta, ditambah dengan cek sperma biasa yang harganya 700ribu, sekali test totalnya adalah 2,7juta.

Mari kita berhitung jika ingin lanjut cycle 2: 
Beli obat sambungan dave yang baru kebeli setengah porsi 2juta
Test sperma + uji fungsi 2.7juta (harus test nih, kata dokternya jangan datang kalau belum test hihi sadis but true)
Konsul ke dokter dave 500ribu
Perkiraan obat lanjutan 4juta
Suntik telur buat saya 2 juta
Total adalah 11.2juta langsung manyun, ternyata program sangat mahal

Langsung saja inseminasi, bagaimana? Ya bisa, berarti sedia 20-50juta mungkin ya. Karena sebelum insem semua harus dibagusin hasilnya terlebih dahulu dan butuh dana. Tidak ada jaminan berhasil hamil jika sudah mengeluarkan uang sebanyak ini, balik lagi Tuhan mau kasih berhasil gak? 

Hmm,,

Diputuskan untuk memakai cara paling ampuh yaitu lewat doa saja, dan yang kedua adalah jangan terlalu berharap (anggap tidak akan punya anak), dan menikmati hidup berdua saja, dan kami meminta kesehatan yang prima sampai usia lanjut. Semoga tidak terlihat miris di mata anda.

Saya tidak kecewa dengan isi dompet saya yang tidak tajir melintir, tapi saya AMIN terhadap pengaturan Tuhan. Just it!

Tuesday, May 14, 2019

Konsultasi ke Dr Indra G Mansur di YPK Mandiri - Promil Part 5

Jam 5 tengtong langsung ke RS YPK mau ketemu androlog dr Indra. Sampai disana jam setengah 6 sore, suami saya sudah sampai jam 5 sore di rs nya. Kita tanya ke bagian prodia mau ambil hasil analisis sperma, kata suster yang berjaga tunggu 1 suster lagi yang incharge. And than suster A ini super sibuk karena pasien memang lagi banyak karena dr Indra praktek hanya 1 hari yaitu hari senin saja di RS YPK ini. Dia udah notice kita, dan kita tenang tenang aja, eh sampe lewat jam buka puasa tetap belum dipanggil saya tanya dong, sus saya dapat antrian no berapa. Kata susternya bentar bentar, zzz tidak berapa lama susternya samperin sudah daftar apa belum ya saya tidak menemukan nama David di monitor. Eaaaaaaa daftar apa ya saya bingung karena baru pertama kali kan konsul konsul, daftar di depan dulu mba, si susternya tampak bersalah dan meminta maaf pada kami. Ya sudah lah sepertinya terlewat 3-4 orang, waktu konsulnya pun tergolong cepat hanya 5-10 menit saja.

Saya ke depan mengisi formulir again, kayanya sering banget isi formulir hahaha. Dapatlah antrian no 11. Beberapa lama kami dipanggil untuk masuk. Dokternya tidak seramah Prof Endy, terlihat sangar ahahaha. Pertama masuk ditanya biodata ngobrol ngobrol diberi list makanan yang harus dijauhi seperti di bawah ini:

Sepertinya semua sudah dijauhi mungkin pakai celana ketat x ya, wah list baru beli celana agak longgar. Sebelum baca saya langsung bilang indomi juga ada di list ya dok sambil memecah suasana mencekam, katanya iya pokonya micin micin merusak kualitas sperma dia bilang seperti itu, lalu makanan yang bagus yang disarankan apa dok, perbanyak makan sumber protein tinggi katanya. Baiklah. Mungkin dalam hati si dokter, kamu googling aja banyak koq contohnya hihi, saya pun sudah googling dan sudah mencatat di papan tulis rumah.

Hasil periksa sperma juga ada berita bagus ada berita kurang bagusnya, bagusnya kuantitinya banyak dan normal tetapi jalannya lambat berputar, dan ada pula yang diam, dan tidak ada yang cepat. Normal nya harus ada yang cepat di atas 25% agar terjadi kehamilan. Yok Yok positif naikan persenannya dan berdoa, sperma sperma yang lambat ayo lomba berenang ke telor, tambah tenaga tambah amunisi kalau perlu pake boosternya si Broke di One Piece, tapi gw percaya lah ada kuasa dalam doa kita bahwa Tuhan sanggup merubah yang lambat menjadi yang cepat dalam waktu yang dekat pliiiiiis. Biaya udah hampir mau 2 digit nih semoga ada hasilnya tapi gw percaya ada usaha ada jalan kita berusaha dan pasrah apa yang Tuhan mau kerjakan, perem weh sambil berdoa nya kata Tuhan teh.

Sambil saya baca kertas di atas suami saya dibawa ke sebelah untuk diperiksa testis nya. Dokter nya kurang bersahabat sih. Gw ngoceh terus kurang bersahabat ke dave terus dave bilang coba gratis kamu pasti gak akan ngomel ngomel kurang bersahabat lalalaala. Wakakaka bisa jadi.

Lanjut sudah kembali, si dokter nya memberi resep selama 1 bulan, ada 3 obat yang tertulis di resep. Kalau tidak berhasil bulan depan balik lagi test sperma sama test uji fungsi sperma (what? apa lagi nih ada another test) iye karena gw agak ngeyel kenapa harus diuji sperma nya dok? dalam hati gw bukannya udah tercakup semua di test sperma? mahal keles test test mulu berarti 700 ++ dong buat test aja belum konsul lagi sama ente. Dan dia bilang konsul seudah dapet hasil test nya ya, OK. Dia jelasin seperti 1 perusahaan mau terima pegawai, ada 1000 yang melamar semua ditest awal (ada banyak sperma) kuantiti banyak nah, lanjut lagi test kejuruan seleksi bener gak sesuai dengan calon pekerjaan (dicek lulusan apa nya) diantara lulusan ini juga ditest lagi mana yang bener bener pinter dan menguasai. Ini sama aja kaya test uji fungsi sperma ini. Ok deh kalau begitu.

Lalu disuruh campur, sehari 2x juga boleh tergantung si cowo nya kuat gak wakakakak. Sesuai kemampuan aja, sperma nya bakal produksi terus koq.

Konsultasi selesai, si suster seperti merasa bersalah terus, dia memberi kami list di atas kembali, kata saya makasih suster sudah saya terima. Lanjut disuru ke bagian admin suster untuk dicek data data nya. Menunggu sekitar 2 menit lalu kami disuru menebus obat. Kami ke bagian apotik di samping konter bayar bayar. Sudah menaruh resep, beberapa menit kemudian nama kami dipanggil dan ditanya ini mau tebus semuanya, lalu saya heran kenapa si suster tanya begitu saya tanya emang kenapa sus, kalau tebus semua berapa harga nya. 4 juta kata si suster, eaa sempet syok inhale exhale hahahaha panggil ko david koh gak salah 4 juta gimana ya ini si ko david bilang terserah gw eaaaaaaaaaa. Yaudah saya bilang setengah resep saja. Total jadi 2 juta deh. Bayar bayar ke konter total 2.4 jt an dengan rincian sbb


Googling googling harga obat ada yang lebih murah sih di tokopedia, cuma asli gak ya takut juga ahahahhaaa.

Saya googling fungsinya juga sesuai request:
Vitan 250mg : Memperbaiki vitalitas pada pria, wah ternyata pada wanita bisa untuk mengobati gejala pra-menopause & menopause juga mencegah osteoporis
Recustain Cap : buat obat batuk berdahak? apa dokternya salah ya. hmmm. Atau mungkin ada zat di dalamnya yang untuk sperma juga. Saya surfing blog orang, dr Indra dia kasi obat ini juga ke dia. Terus dapet info baru tentang soda kue yeaaay. http://frauputri.blogspot.com/2014/10/the-power-of-soda-kue.html?m=1 takarannya stg sendok makan + 1/4 gayung air dibasuh ke vagina dan langsung campur. Hmm karena sifatnya soda kue jadi bikin miss v basa dan mempermudah si sperma nya bertahan hidup lebih lama, terus bisa dapet anak laki uuuh mauuuuuuuuu.
Q10 ds: katalis alami untuk pembentukan energi dari makanan dan sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel, serta memelihara kesehatan jantung.

Pulang pulang kami langsung beli nasi campur yang banyak dagingnya agar banyak proteinnya.

Selalu ada kesempatan dan jangan dibuang buang tetap semangat karena saya tidak sendiri berdua sama suami wakaakakak.

Gw percaya dah Tuhan yang do the rest. Fighting!

Monday, May 13, 2019

Harga Check Sperma di YPK Mandiri - Promil Part 4

Jumat, 10 Mei menuju sore hari waktunya untuk berangkat ke YPK Mandiri, suami saya chatt duh males ey eaa, kata saya jangan males demi masa depan wakakakak dan dia langsung diam tidak membalas, mungkin sedang sibuk memesan gojek juga ke YPK. Ini saya tulis berdasarkan cerita dia ya.

Sampai disana daftar mau cek sperma ke pendaftaran, tunggu beberapa menit lalu diarahkan ke ruang lab prodia disana. Seperti biasa ditanya kapan terakhir keluarin sperma, jika lebih dari 5 hari pasti tidak boleh test dan boleh test di minggu selanjutnya. Boleh test jika misal hari ini dikeluarkan, 3 hari sampai 5 hari kemudian baru test, lebih dari 5 hari tidak diproses test nya.

Suami saya diberi formulir untuk diisi biodata lalu diberi handuk dan diberi ruangan di lantai 3. Ruangannya bersih dan bagus ranjang untuk seorang. Sedikit cerita dahulu kala suami saya juga pernah test di limijati bandung, diberi ruangan yang bagus juga dengan bed untuk 2 orang disertai tivi dan beberapa film blue wakakakaka. Fasilitasnya ada ada saja ya. Untuk harga di YPK 700ribu IDR, kalau di Bandung terhitung affordable yaitu 300 apa 400k gitu pokonya tidak nyekek dompet.

Setelah sperma nya dikeluarkan di tabung yang diberikan oleh si suster. Sudah proses selesai. Enaknyooooooooooo test nya begitu doang, berbeda dengan kaum wanita yang harus ditusuk terus. Kata dokter HSG memang kodratnya karena kita wanita punya nya lubang wakakakaka, baiklah.

Ditawari untuk dapat hasilnya pukul 19.00 malam padahal saya telp pagi hari dikatakan oleh petugasnya tidak bisa diambil per hari test nya, eaa kenapa berubah lagi hahahahaa. Tapi tetap saja sih kalau ambil malam tetap tidak bisa, soalnya kita sudah ada acara yang lain.

Hari ini rencana mau ketemu dokter androlognya. Lihat hasil nya juga. Doakan yang terbaik saja ya.

Oh ya parkiran motor di YPK tidak di dalam gedung RS nya, dia ada di sebelah kanan sebelum RS YPK nya di rumah no 31. Sempat mau parkir di seberang RS ada bank gitu, tetapi satpam nya bilang kalau lama lama mending di rumah no 31 saja. Kalau parkiran mobil sepertinya ada hanya tempatnya sangat terbatas sekali.

Konsultasi nya sudah muncul nih klik link ini https://irmanyo.blogspot.com/2019/05/konsultasi-ke-dr-indra-g-mansur-di-ypk.html

Suntik Telor - Konsultasi Program Hamil Prof Endy Moegni ke 2 - Promil Part 3

Kamis, 9 Mei 2019 baru mikir ini udah hari ke berapa mens ya, bodohnya saya agak lupa kapan datang flek karena tidak langsung catat saat flek datang mencoba untuk mengingat datangnya tanggal sekian tetapi seiringnya waktu tetep lupa dong, jadi saran saya saat flek datang langsung buletin kalender atau buat notes di hp. Semoga ingatan saya benar tanggal 27 April datangnya flek anggap saja benar, nah hari tersebut terhitung sebagai hari pertama ya sodara sodara, berarti hari Jumat 10 Mei itu adalah hari ke 14 saya dan ini adalah jadwal harus ke dokter endy buat neropong telor. Ok lets make appointment by phone ke suster nya. Kamis malam saya telp suster nya begitu sampai rumah habis kehujanan boo dan nungguin hujan reda sambil makan soto tangkar. Sempat bingung juga kalau antrian nya panjang karena malamnya mau masak masak bakmi Park Jim Eng (detail lebih lanjut klik link ini https://irmanyo.blogspot.com/2019/05/bakmi-park-jim-eng-yang-melegenda.html ), sehingga saya titip pesan ke susternya agar menghubungi saya kalau kalau jam 5 prof Endy lagi kosong, suster bilang datang saja biasanya sebelum berbuka puasa tidak banyak antrian, dan benaaar yey rencana tidak jadi berantakan nih. Banzaaaaai

Sekitar jam 5 lewat saya dipanggil, saya sudah bawa hasil HSG yang segede gaban, untung Tuhan baik tidak mengirimkan hujan saat si hasil ini berada di jalan raya, prof melihat dan dia mulai mengetik ngetik di komputer nya. Lalu langsung disuru USG (naik booo biaya nya naik 100 ribu cukup fantastis). Dia mulai meneropong telur saya, sebentar banget dan tidak sakit, dia bilang bagus telor nya besar. Sekarang suntik ya supaya si sperma nya gampang nemuin si telor nya. Whaaaaat? Suntik? Kata saya ada pil atau kapsul pengganti gak prof? Tidak ada. Eaaa. Terus Prof gak tunggu hasil sperma nya keluar dok? Ini kesempatan jangan dibuang buang. Eaaaa ok i will shut up my mouth. Tapi bilang lagi prof jangan sakit sakit ya suntiknya, susternya yang menimpali kali ini tenang suntikannya kecil tidak sebesar suntikan buat di pantat soalnya pantat kan tebel bakakakakakak, suntikan ini di bawah pusar jadi lebih gak sakit.

Kembali ke ruangan konsultasi, saya disuruh tiduran sambil suster prof siapin suntikannya. Prof datang dan saya bilang saya takut, gak usah takut, langsung cus aja dia hahaha. Suami saya bilang udah jangan liat liat, beberapa detik kemudian dia maju sambil tutupin muka saya. Chemistry setruman setruman pedekate jaman heubel (dulu) datang lagi loh bakakakakka. Mantul senangnya sambil sakit soalnya kaya ada bunyi kres kres kres, kata temen saya eta teh lemak ahahahahhahahahahhahahaa. Hanya sakit nya jadi tidak bagaimana. Yos setelah bertahun tahun tidak merasakan jarum suntikan kali ini rela demi menghadirkan kamu (pokonya harus baca blog mamah ya kalau udah bisa baca), nanti gw sodorin ke anak gw. Salut sama orang orang terdekat yang tidak takut suntikan malah nagih nyetor ke PMI katanya ganti oli dulu eaaaaaaaa. Terakhir disuntik waktu sd itu pun saya kucing kucingan sama mantri nya, sampai nyumput di bawah meja, dan teman saya malah kabur menghilang kemana ini beneran kabur hahahahaha tapi ujungnya ketemu juga sih dan dia nangis sejadi jadinya abis disuntik.

Prof Endy selalu kasih aura positif, tidak main bilang yang drop ke pasiennya. Suka deh, malah saya yang tanya tanya akibat terburuknya apa karena tuba falopii kiri saya tersumbat, katanya tidak bahaya koq, dia tidak bilang mengurangi persentase kehamilan juga looooh. Dia malah bilang ambil kesempatan ini baik baik duuuuuuuuuuuuh so sweet bangeeeeet. Semoga saya diberi keberkahan lanjut terus sama Prof Endy ya soalnya harga nya gak tahan, lokasi sih jelas ok banget, dari kantor 5 menit perjalanan, dari rumah 30 menit paling lama.

Saya tanya juga harga inseminasi, Prof Endy bilang tidak mahal koq 3.5jt. Mungkin plus plus kali ya belum sama androlog, saya nanti tanya lagi lebih jelasnya.

Biaya x ini masih sama sekitar 2 juta di kliniknya dengan rincian:
400.000 jasa prof nya
1.010.000 suntikan pemecah telor
100.000 vitamin legres 1 box isi 30 kapsul diminum pagi 1 malam 1 sesudah makan
575.000 USG

Ikhlas sebagai investasi masa depan. Amin.

Ini dia vitaminnya, saya googling juga harga yang dikasi prof sudah okeh
Prof bilang besok tanggal 11 Mei campur ya, you know istilah campur dah ya, istirahat 1 hari, besoknya campur lagi ya tanggal 13 Mei begitu terus, kalau telat haid seminggu langsung test pack ya (amin saya melakukan hal ini, di rumah ada beberapa biji sih tapi saking sudah lamanya saya lupa taruh dimana) Lupa tanya posisi yang efektif bagaimana mengingat rahim saya kaya papan seluncur (semoga saya tidak harus bertanya ini)

Konsultasi selesai dan cukup puas karena saya berhasil disuntik hahahahaa. Buat yang takut disuntik coba minta ditutupin matanya sama pasangannya ya atau sama orang yang ada di sekitar selain dokter yang sedang mensuntik ya.

Postingan selanjutnya saya mau cerita tentang prosesi test sperma yang dijalani oleh suami saya ada di link https://irmanyo.blogspot.com/2019/05/harga-check-sperma-di-ypk-mandiri.html

Wednesday, May 8, 2019

Biaya HSG di RS YPK Mandiri - Promil Part 2

Senin, 6 Mei sudah bikin janji dengan dokter radiologi untuk test HSG. Nyummy, mulai cari cari via google ada yang bilang sakit saat periksa, cerita cerita tentang HSG sedikit sekali yang terpampang di google intinya bilang sakit saja. Saya tanya ke cici temennya dave dia ternyata udah 2x HSG lalu dia bilang rasanya gak sakit gimana hanya terasa tidak nyaman saja. Tetep tuh deg deg ser, sampai kepala cenut cenut loh asli. Makin dipikirin makin stress meren ya. Hati yang gembira memang adalah obat yang manjur, tapi bagaimana dapat hati yang gembira lagi susah hati begini hehe. Awalnya saya mau mundur, tapi masa udah melangkah 1 langkah kaki mau mundur, dan gak mau test segala alias gak mau nurut dokter untuk test ini hehe. Yaudah akhirnya manut dan puji Tuhan manut.

HSG apaan sih? Ini adalah test untuk mengecek keadaan tuba falopii para wanita, apakah lancar atau tersumbat atau agak tersumbat.

Pukul 4 sore, janjian ketemu dokternya saya datang pertama-tama ke pendaftaran lalu disuruh tunggu sebentar. Tidak berapa lama suster datang dan saya diberi obat Mefinal 500mg dan selembar kertas yang isinya surat pernyataan seperti surat operasi saja (makin seram) isinya suratnya menyatakan bahwa kalau ada efek samping di kemudian hari harus bertanggung jawab sendiri. Baiklah biar Tuhan yang jaga my body alias pasrah.

Masuk ke ruangan disuruh ganti baju di toilet, jadi teringat labjas smp sma hanya ini labjas nya berwarna biru. Keluar wc dokter bilang ini alat alatnya ya, mata saya langsung tertuju ke suntikan dongs, saya bilang wah ada suntikan doooook dengan muka panik, kata dokternya tidak langsung koq ini untuk memasukan cairan nya kateternya saja. Puji Tuhan hahaha tapi masih panik, tidak usah diliat kalau begitu nanti makin serem kata dokternya lagi. Langsung disuruh tiduran dan pantat diganjal bantal. Dokter mulai dan suster nya juga cooperatif banget dan menenangkan jiwa raga, bilang tarik nafas buang lewat mulut, dah udah kaya mau lahiran aje, hahaha anaknya aja belum muncul2 iki.

Rasanya seperti mau buang air besar, tapi kamu tahan ya jangan ngeden nanti alat alatnya lepas. Ok kata saya. Dokter nya ramah padahal lagi puasa loh, muka nya seperti agak pucat, susternya energetik juga saya meminta ijin untuk memegang bahu si suster nya hahahaa kalau sakit saya bilang punten hehe. Setelah dicek-cek kursi nya juga bergoyang2 setelah difoto juga hasilnya salah satu salurannya ada yang mampet, bahkan membengkak saya musti balik lagi ke Prof Endy untuk tindakan lebih lanjut. Puji Tuhan masih ada 1 saluran lagi, jadi masih bisa ada kehamilan, sepertinya harus inseminasi agar sperma nya punya jalan singkat sampai di tuba falopii sehingga memperbesar angka keberhasilan kehamilan. Inseminasi juga mirip seperti HSG ini, karena HSG ini kan mengecek kondisi tuba falopii dengan memasukkan cairan, nah saat inseminasi bukan cairan yang dimasukkan tetapi si sperma nya.

Posisi rahim saya juga agak kebelakang dan agak tegak sehingga sperma susah untuk tinggal disitu, saat saya berdiri pasti turun semua si sperma nya seperti turun di perosotan wkwkwk.

Ternyata oh ternyata di atas langit masih ada langit, kalau tidak jadi test mungkin tidak akan tahu kondisi seperti ini. Memang harus manut nut nut.

Seharusnya test sperma dilakukan di hari yang sama, tapi eh ternyata tidak bisa karena sudah lebih dari 5 hari sperma nya tidak dikeluarin eaaaaaaa. Tidak diinstuksikan detail tanggal berapa nya atau kami yang tidak ngeh hahahaha entah lah pasti ada campur tangan Tuhan dah kalau batal per hari senin kemaren.

Biaya HSG di RS YPK Mandiri berkisar 1.2jt sampai 1.5jt, kalau saya biaya nya di 1.250.000 idr ya. Sebelum datang ke RS telp dahulu janjian dahulu dengan si dokter/suster nya, sepertinya dokter akan datang kalau ada pasien yang mau test HSG saja, terlihat setelah saya selesai dokternya bergegas pulang. Mantul enak kerja seperti ini, datang saat dibutuhkan saja. Nama dokternya dr. Aditya Hapsari, SpRad hanya 1 1 nya dokter radiasi di RS ini jago juga.

Kisah selanjutnya silahkan pada klik link ini https://irmanyo.blogspot.com/2019/05/suntik-telor-konsultasi-program-hamil.html

Thursday, April 11, 2019

Kunjungan Pertama ke Dr. Endy Moegni untuk Program Hamil - Promil Part 1

Halo halo saya kembali lagi setelah memutuskan ke dokter Moegni, saya telp ke klinik untuk booking di hari Rabu, 10 April 2019. Dari pagi pagi sudah dag dig dug dwer, seperti mau ujian nasional saja, lalu dari pagi hari banyak kejadian buruk mulai dari bangun pagi sekali karena bermimpi buruk, lalu selisih paham sama dave yang bikin mager buat ke Moegni, dan dilanjutkan pusingnya mengatasi masalah yang dilontarkan oleh adik saya di saat saya sedang makan siang dengan teman saya di tempat yang panas udaranya, maaf ya Lydia jadi tidak konsen saat ngobrol dengan kamu, kebanyakan ngahuleng (bengong) sama lihat hp karena saya berkomunikasi dengan adik saya melalui hape.

Lanjut, setelah melewati setengah jam kantor berikutnya, saya ke kantornya Dave lalu jalan cari makan malam di daerah sabang, mau nya ke Lapo ni Tondongta tetapi beliau sudah pindah tempat huxhuxhux, sehingga saya cari yang lain, dan yang paling dekat adalah masakan menado, kelihatan lezat dan gurih, tetapi tidak sesuai ekspetasi rasa masakannya mengarah ke manis, seperti masakan orang jawa, sungguh aneh, ini membuat saya memilih untuk makan hanya dengan sambel roa nya saja. Untung sambel nya enak dann gurih. Dari siang makan sudah tidak nafsu, malam juga, maafkan aku ya perutku, makanya saya menghadiahi kamu jus strawberry tambahan (biasanya saya tidak pernah pesan minuman dimana pun karena harganya kurang ok untuk otak saya). Makan lah kami sambil tergesa gesa karena si suster klinik miscall saya sudah 9x dan saya telp kembali ke dia, katanya silakan datang dokter nya sudah ready dan bisa langsung masuk, eaaaaa kemarin ngomongnya jam 19.00 baru datang dan saya dapat antrian di no 9, yang mana saya akan masuk di pukul 20.00 kira kira. Sudah buru buru datang pukul 19 kami ingin segera selesai ingin ke rumah baringan otak sudah banyak kerutan ini, dokter sedang istirahat, eaa lagi latihan sabar memang. Dokter istirahat setengah jam sampai 19.30 lalu masuklah 2 no antrian, selanjutnya saya.

Eng ing eng, buka pintu ternyata tidak langsung ketemu dokter nya, tetapi si suster yang menghitung harga dan 1 suster pendamping dokter. Saya ditanya sudah pipis belum, kata saya sudah setengah jam yang lalu, tetapi saya ke toilet lagi ah, nanti ditengah2 mau pipis gawat, maklum sekarang judulnya beser girl haha. Masuk lanjut lagi diberikan sendal crocs gitu, 1 untuk saya, 1 untuk suami, weh pelayanannya mayan, tapi lebih nyaman sepatu saya sih --> belinya di Helo Nuku Arif Tipang.

Masuk dokter menyapa selamat malam, tanya tanya soal hari pertama mens kapan terus berhenti nya kapan, lalu sudah berapa lama menikah. Lanjut di ajak ke ruangan yang lain, test2 seperti usg transvaginal sama entah apa pokonya saya diubek ubek haha. Lalu dibilang ini ada lecet sedikit karena keputihan mungkin (dikasi obat harganya mehong 1 capsul 50k booo, dikit lagi dah makan steak saya – my makes - makanan kesukaan). Lanjut lagi balik lagi ke tempat duduk semula, tunggu dokter nya saya tanya tanya tuh, tapi dokternya bilang sebentar ya, hahaha doi mau konsen ketik ketik di laptop nya jadi gak selesai selesai. Dia print2 semua yang sudah dicek, terus lanjut jelasin gimana bisa terjadi pembuahan -> sperma masuk ke tengah tengah (rahim mungkin ye) terus yang macho lanjut jalan ke tuba falopii, nah si telor yang mateng juga jalan tuh ke tuba falopii, kalo ketemu di jalan di tuba falopii na bisa jadian mereka bersatu menjadi sebuah zigot, lalu turun sama sama ke rahim.

Cek rahim ok semua, telor juga ok tidak ada keluhan, tidak ada miom ataupun kista, yes! Katanya tuba falopii nya musti dicek juga nih namanya test HSG (ditest pas H+7 setelah mens) saya intip intip biayanya 1.2 jt an, omigot dompet teriak! Nah pas H+7 ini juga Dave disuruh test sperma (harga nya ntah mungkin 1jt kurang), kita sama sama disuruh test di YPK Mandiri. Semangat dah ya dompet jangan teriak teriak. Belum final nih ceritanya! Lets go a gogo.

Tidak berhenti disitu H+14 dijadwalin lagi dateng ke Moegni nya. Semangat! Entah de diapain.
Sudah deh kita berpisah, tidak mau rugi, tanya suami masih ada yang mau ditanya gak? Dave tanya perlu ada persiapan apa gak buat test sperma nya, katanya tidak usah karena sama sama sudah tidak berhub. karena saya sedang mens, H+7 sudah hari yang terbaik begitu. Lalu disarankan 2 hari sekali mainnya.

Sudah, saya sudah tidak ada pertanyaan lagi, dan saatnya cus bayar.

Eng ing eng, sudah siapkan hati jiwa pikiran saat suster ketik ketik calculator hahahaa. Walah dia tulis angka 1 di total harga. Lalu angka 8. omiGod dahdahdah haha hempaskan kartunya sana.

Ini list harga yang pahit ini yang kalian tunggu tunggu kan, semalam habis 3jt hahaha kaya abis ngapain ajah:
Konsultasi = 400k IDR -> lumayan affordable untuk kelas profesor
Test DNA = 730k IDR -> eaaaa mehong, entah diperiksa nya kapan dan bagaimana dokter gak mention
Kolposkopi = 250k IDR -> pemeriksaan serviks (atau ini yang disebut pap smear? Eaaa, don’t know, yang tau boleh komen di bawah ya)
USG 2D = 475k IDR -> ini kata temen saya yang lagi hamil kedua, mehoooooong bingits, dia cuma 145k udah sama print, wewewewewweew, kenapa ini mahal don’t know
Foto print berwarna = 25k IDR -> ini hasilnya ok berwarna tapi menyeramkan hahahaha.
Total tindakan -> 1.88 juta ya ibu ibu
List harga obat di bawah ya.

Dah dibayar yang total tindakan pake debit bca, di klinik tidak ada kartu kredit yah sayang sekali padahal saya pengen poinnya huxhux, hari ini udah 3x ndak dapat point (6 poin shell bensin angus gegara mesin membernya maot disuruh dateng siang nya, ea ampun saya orang kantoran yang tidak punya waktu berkelana di jam kantor, lalu di restoran menado itu ada terpampang nyata diskon 20% by gopay dan ternyata zong udah gak berlaku ya mbok diturunin dong pamfletnya bikin orang masuk dan kena zong aje,, yang ketiga ini point cc tidak berlaku karena tidak ada bayar bayar pake kk pake cash plis)
Anyway busway, kata suster pertama biaya konsul 1,5jt kata suster ke2 1,2jt, dan jeng jeng jeng jadi 1,88 juta mbak yoo jauh nya gak kira kira.

Lanjut beli obat nih ada apotek di sana dan kita baru tau itu kimia farma saat lihat cap nya di bon, next time cari obat di apotik lain ya ibu ibu:
1. Cefran 200mg 10 kaplet 500.500 IDR (buat obatin keputihannya)
2. Provula 50mg 5 tablet aja 103.675 IDR (diminum saat datangnya si merah)
3. Femara 2.5mg 5 tablet aja 401.595 IDR (sama diminum pas si merah coming)
Total total 1jt IDR -> resep diatas boleh dibeli kalau dokter yang nyuruh ya, jangan macem macem promil sendiri pakai obat kimia.

Sekian ketik ketik saya malem ini pukul 00.49 pagi nih tanggal 11 April aje, 11 hari lagi i ultah tapi kudu hematos duh nasipos.

Tetap semangat ya judulnya masi muda ada tantangan hadapin kaya Luffi di anime One Piece yang malah ketawa kalau ada masalah datang dan langsung hadapin tanpa pikir panjang cuek, dan otaknya beda deh sama orang orang pada umumnye.

See you di cerita selanjutnya ya, stay tune loh.

yang kepo sama konsultasi ke2 ada di link ini ya klik aja https://irmanyo.blogspot.com/2019/05/biaya-hsg-di-rs-ypk-mandiri-konsul-ke-2.html

Friday, April 5, 2019

Berdoa Sampai Terwujud, Perjalanan Mendapatkan Bayi

Mau cerita sedikit tentang perjalanan ingin memiliki anak yang sebenernya males saya ceritain hehe, tetapi buat iseng iseng aja terus bisa dibaca saat anak saya sudah besar (amin punya anak ye, mau nya gak cuma 1, tapi kalau dikasi nya hanya 1 saya mau banget juga)

Dulu banget pernah check ke Poris, saya sepertinya sudah rekap juga di blog ini, hanya program terhenti karena jauh boo di Bandung, tanggalnya juga suka banget di tengah tengah minggu yang alias bikin peer harus banyak cuti dan buru buru ke Bandung. Suami juga begitu. Semoga disegerakan kita terbebas dari jam kantor ya.

Lanjut pernah coba juga yang minum obat obat volat rekomendasi dari seorang teman yang tersebar di apotek manapun.

Pernah coba juga minum peresan jeruk nipis yang bertambah terus jumlahnya per hari tambah 2 butir, dan terakhir di 48 butir, sudah di 48 butir turun 2 butir sampai 0 butir per hari nya. Nyam nyam ini yang paling menderita sih tapi berkesan juga, pulang kantor pergi ke pasar membeli jeruk nipis yang banyak sampai ditanya sama abangnya neng mau buat pesta jeruk nipis ya beli nya banyak bener, menghitung si buahnya lalu memerasnya untuk 2 porsi loooh buat saya dan suami, dan terakhir yang paling menderita adalah meminumnya sampai mata merem melek hihihi.

Pernah coba juga jus diva (buah apa buah apa dan buah apa gitu) lupa. Anda bisa cari di google banyak info nya.

Coba tauge? tentu saja pernah. Ekstrem setiap hari makannya tapi lama lama letih lemah lesu ahahaha. Untung saja saya tidak benci sama tauge.

Saat pulang ke kampung halaman, disuruh pergi ke mbah mbah minta perutnya diurut, dan pulangnya dibekali kunyit sekantong plastik besar untuk diolah dan tidak lupa untuk ditambahkan telur ayam kampung. Blender saya yang mulanya warna putih kinclong sekarang menguning gara gara kunyit. Ingin beli blender baruuuuuuu huxhuxhux.

Beli jamu china juga pernah, permen pahit saya telen dengan rela, sambil menggodok tumbuhan tumbuhan apa ntah untuk suami saya, bau nya semriwing uy. Peer pula saat mau memberikan suami jamu godokan, dia tidak mau meminumnya, ingin saya takol.

Rajin minum nutrishake juga, rasanya 50 enak 50 tidak sih.

Terbaru beli suplemen ausi dan suplemen dari usa, rajin konsumsi tetapi apa daya nih belum muncul juga kantong rahimnya huxhuxhuxhuxhux.

Sekarang yang saya akan lakukan adalah pergi ke dokter sungguhan ---> aka profesor deh, let us see berkat Tuhan bukan - lewat tangan tangan ahli ini. Saya akan bahas detailnya setelah saya pergi berkonsultasi ya, so stay tune jangan kemana mana.

Ada 2 pilihan dokter, tapi makin lama saya memantapkan diri ke 1 pilihan ini karena dokter yang 1  lagi itu letaknya harus melewati kemacetan yang sangat berarti. Tuhan berkati usaha kami semua untuk kali ini yaaaa.

Nonton vlog dokter surabaya kemarin, katanya kalau mau program harus inget umur, semakin banyak umur semakin banyak juga dosis obat yang diberikan, terus resiko makin bertambah dan makin sulit. Weh tau gitu dari jaman kuda ya saya lanjutin ke dokter yang ada di Jakarta, tetapi saya masih berharap dengan cara normal bisa dapat anak. Terus jangan takut gendut karena obat penyubur, bisa saja karena pola makan yang banyak dan tidak sehat, jadi jangan disalahkan obat penyuburnya. Teman juga berkata kalau mau hamil ya program, jangan pakai baper baperan juga dengan keadaan sekitar, harus berusaha tinggal Tuhan yang memberkati. Jika disarankan untuk inseminasi lakukan juga agar peluang semakin besar, jangan terlalu takut dan banyak pikiran yang tidak tidak. Just do your part!

Hargai juga anak anak yang sudah lahir (kebanyakan tidak menghargai anak terjadi karena pasangan terlalu subur sehingga anaknya banyak), karena banyak loh pasangan pasangan infertilitas yang mendambakan anak, sudah habis tabungan untuk berobat yang paling menyedihkan kalau tidak berhasil programnya. Oleh karena itu dokter juga tidak memberi jaminan 100%, hanya teknologi nya sudah ada dan memungkinkan untuk memberi kehamilan tidak alami dan bahkan bisa memilih jenis kelamin.

Wanita menyumbang 40% kesuksesan, 40% nya dari pria, dan 20% nya dari kedua nya. So baik wanita atau pria harus sama sama cek jika sudah 1 tahun menikah masih belum bisa berhasil memiliki anak.

Nonton running man kemarin, ada games dengan pertanyaan soal couple dan sudah ada survey nya ahaha yang paling saya inget adalah pertanyaan mengenai "Apa yang membuat pasangan memiliki umur yang panjang?" Ayo tebak! Jawabannya adalah kentut ya kentut, dengan mencium bau kentut pasangan akan membuat organ tubuh menjadi sehat, ilmiahnya saya lupa ahaha. Oh ya jika kita pasangan yang berbahagia juga bisa menambah berat badan 2 kilo per 1 tahunnya, wakakaka, pantas badan saya makin gembrot dan buncit, disamping saya kerjaannya makan banyak tetapi tenang ada olahraga lari nya juga koq dan bolak balik ke toilet hihi.

Sekian. Akhir kata tetap berdoa sampai impian mu terwujud, apapun itu impian mu dari berbagai aspek, dan jangan lupa sering sering cium kentut :)))))

Friday, June 17, 2016

Life is Perjuangan - Konsultasi ke Dokter Pories Setyadi Bandung

Flashback ke belakang banget saya mau cerita tentang kunjungan saya ke dokter spesialis kandungan -Ginekolog yang di Bandung namanya Dokter Pories Setyadi, rumah prakteknya ada di Jl Supratman no 76 Bandung, no telp 7271863/7204176. Prakteknya setiap hari Senin-Jumat jam 16.00-23.00 malam (Rabu Libur), kalau Sabtu jam 8.00-16.00, dan hari Minggu libur. Suhu ini (Dr. Pories) gak selalu ada setiap hari, dokter penggantinya masih muda de namanya Dokter Edwin, belum pernah ketemu cuma dilihat dari komen komen di internet lebih baik ke dokter tua alias si Suhu ini hehehe. Kalau mau ketemu dengan Suhu, kamu bisa pastiin Suhu praktek apa gak hari ini dengan cara menelepon rumah prakteknya. Jangan kawatir selalu ada yang angkat koq kalau telp di luar jam praktek.

Dari mana saya bisa tau dokter ini dan kenapa jadi jauh jauh ke kampung halaman saya di Bandung? Pertama saya dapat info dari teman kembar saya namanya Andi - Anton, satu sudah punya anak, satunya lagi sedang mencari belahan jiwa. Nah dari mereka lah saya dapat info suhu ini jago sekali. Kalau tanya tanya di Jakarta, orang Jakarta pada samar samar kasih tau nya, di sisi lain takut biaya konsultasi nya meledak juga sih kalau periksa di Jakarta.

Flashback lebih jauh lagi kenapa memutuskan untuk konsultasi? Karena sudah mencoba seperempat tahun tapi belum ada hasil jadi was was deh ada apa kenapa koq bisa begini, dan cape juga sih ditanya udah hamil belum, ditambah udah ngebet karena lihat temen satu geng yang udah dung duluan dengan waktu singkat, ya Tuhan kapan giliran saya, pengen banget deh. Kan lucu diajak doa bareng dari kecil, diajak nyanyi bareng, melihat tingkah lucu dia, jaga dia terus di dalam Tuhan intinya. Mau dong 3 anak ya Tuhan. Aminn.. Kalau 1 anak sepi, kalau 2 boleh deh, kalau 3 baru kumplit, please kabulkan ya Tuhan, tapi kasih yg sehat dan sempurna juga. Amin.

Lanjut cerita pas konsulnya yuks.

Dari Jakarta ke Bandung biasanya ikut si kembar untuk menghemat ongkos, berangkat tengah malem hari Jumat sungguh berat, tapi demi.. akhirnya dilakuin juga. Cuma ide ini bagus juga sih jadi jalan di tol beneran sepi dan cepat sampai tujuan. Saya tiap ke Bandung nebeng koq hehehe.. Hanya pulang ke Jakarta nya gak ikutan soalnya hari Senin musti kerja dan gak bisa kalau tengah malem baru jalan dari Bandung, bisa tepar banget jadinya. Konsultasi pertama itu disarankan untuk datang paling pagi, karena praktek buka jam 8 pagi di hari Sabtu, saya harus tiba jam setengah 8 pagi. Karena baru sampai rumah Cimahi jam 3 pagi, dan harus bangun jam setengah 6, rasanya cape banget tapi ada semangat ditambah ada Dave yang akhirnya mau menemani. Harus mandi air dingin di pagi hari tapi nikmat koq, jadi inget jaman SMA bangun jam 5 pagi langsung mandi air dingin supaya gak telat masuk sekolah karena harus jalan kaki lewat jalur rel kereta api selama 15 menit. Akhirnya kami sampai juga di rumah praktek Suhu. Bujubuneng! udah antri boy padahal masih setengah 8. Daftar sebentar dan tunggu lagi. Sambil tunggu kita makan bubur di depan rumah prakteknya ada kaki lima jualan bubur ayam, lumayan buat isi perut.

Tunggu 2 jam, akhirnya nama saya dipanggil. Dokternya ramah dan banyak banget menjelaskan ini itu, kami juga jadi terbuka dan senang. Dokter banyak bertanya dengan santai, kami juga bertanya dan mendapatkan jawaban dengan clear dan puas. Saya waktu itu diperiksa rahimnya pakai USD transvaginal katanya rahim saya ok, bagus banget lah ok, saya takutnya kenapa kenapa, puji Tuhan, Tuhan Yesus baik Saya diberi obat pengatur hormon cripsa dengan dosis 1 butir per hari. Harganya mahal ya. Total 15 butir 250k saya beli di apotik Biofarma. Tau gitu di Apotik Jaya aja lebih miring harganya.Oh ya biaya konsultasi dokter 250k dan gak bisa dirembes ke kantor saya, hiks.

Suami saya disuruh test sperma, jadwalnya minggu depan. Walah harus balik lagi ke Bandung, super cape deh. Saya juga disuruh balik Bandung saat hari pertama / kedua / ketiga mens mau dikasih obat penyubur. Jadi bolak balik Bandung. Oh noooo! Ini beneran bolak balik karena sabtu subuh berangkat, sabtu sore kami berdua pulang lagi ke Jakarta. Hidup itu perjuangan. God help me :(

Minggu depannya beneran ke Bandung lagi nih, masih semangat 45 berangkat subuh lagi, suami cek ke rs Limijati Bandung hari Sabtu pagi. Ceknya sebentar sekali tidak ngantri, dan sangat sebentar dah. Sabtu sorenya kami balik Jakarta lagi. PP lagi. Cemungut kaka kaka.

Diliat dari record datang bulan yang tidak pernah terlambat, saat pakai cripsa jadi terlambat dan saya coba testpack dan berharap udah dung. Tapi hasilnya negatif hikssssss. Karena mens datang, jadwal konsultasi pun datang juga. Saya sudah isi form cuti minta ijin cuti dll, eh hp saya ketinggalan di rumah, dan lagi lagi galau mau ke Bandung apa gak, saya coba telp Pories dan dokter sedang tidak ada di tempat, minggu depan baru praktek kata orang di ujung sana. Tetapi ada yang gantikan dokter Edwin katanya, tapi saya bilang gak ah mau tunggu Suhu aja.

Cuti saya pindahkan di hari Selasa, jadi Senin sore abis ngantor langsung ke Bandung naik travel. Dan ternyata sampai Bandung jam 8 malem, lanjut perjalanan ke Bandung Timur, sampailah di rumah praktek jam 9 malam, ini perjuangan juga banyak pendukung persib yang memadati jalan pasteur (akses saya ke rumah praktek Suhu). Untung saya ditemani oleh adik laki laki saya yang manis. Sudah booking di Suhu dapat no 26, tapi tak kunjung dipanggil juga dan akhirnya menjadi last pasien yang dipanggil jam 11 malam. Rasanya tidak berguna sistem booking2an. Suhu sudah terlihat cape (kabarnya lebih dari 50 pasien dia rawat hari itu), saya pun demikian(perjalanan Jakarta-Bandung #macet tambah ketemu persib), jadi konsultasi malam ini benar benar tidak enak dan tidak nyaman, ditambah saya datang telat udah berenti mens baru konsultasi hanya karena ganti dokter, kata Suhu gapapa bukan sama saya juga, dokter nya pun tahu apa yang harus dilakukan. Dokter juga melihat hasil sperma geleng geleng kepala, dan dirujuk suruh konsultasi ke androlog (yg jago ngobatin sperma). Konsultasi 250k lagi ke Suhu.

Saya disuruh datang lagi hari senin berikutnya. wualaah... udah gak niat saat itu. mau udahan. capeeeeee.

Saya diberi obat lumayan banyak x ini total harga 420k, sekarang saya beli di apotek djaya. Sebenernya saya disuru beli langsung saat tengah malem di kimia farma, agar hari itu tidak kosong gak minum obat, hanya Puji Tuhan obatnya gak ada, tapi saya tanya harganya hampir 600k atau 700k,, bahhhh bedanya jauh sekali jika beli di apotik djaya, lokasi di terusan pasir koja.

Semangat 45 saya masih tersisa, akhirnya saya datang konsultasi di hari senin berikutnya, rencana mau pamitan juga hihihihi (akhirnya jadi gak ngomong pamitan). Saya ambil cuti kali ini hari seninnya, jadi senin pagi saya naik travel ke Bandung, senin sore jam setengah 3 saya sudah sampai di rumah Suhu (kepagian), tapi tak apalah, daripada dapet emosi kalau dapet urutan periksa di no buntut. Saya tunggu sambil ngobrol dengan adik laki laki saya.

Jam Stg 4 suster suster datang. Jam 4 tengtong, dokter siap siap. Banyak pasien juga sudah berharap dipanggil segera. Tapi banyak mahasiswa juga yang menunggu, suster mempersilahkan para mahasiswa dulu yang masuk karena mereka sebentar sepertinya mau minta tanda tangan saja. Wah dalam hati saya, keren juga ni suhu mahasiswa nya seabrek.

45 menit kemudian baru deh pasien mulai dipanggil, saya dapat urutan panggil ke dua apa ketiga ya lupaaa. Benar kan dugaan saya, Suhu berubah 180 derajat, dia baik pake banget, setengah jam ngobrol ngobrol konsultasi dan kasih saya jadwal masa subur yang pastinya. Dia bilang masih ada kemungkinan hamil. Amiiiiiiiin. Harga konsultasi 250k juga tidak berubah. dan saya dibekali resep obat yang musti dibeli. 2 jenis obat harganya 400k-an juga. Saya lupa pastinya karena belinya digabung sama obat buat mamah saya yan lagi kena cacar herpes, tapi Puji Tuhan udah sembuh sekarang.

Hp adik saya juga pakai hilang, dan muka dia udah mupeng banget pengen dibeliin hp. Jadi dari rumah Suhu saya langsung ke BEC, dari BEC ke apotik djaya, dari situ sebentar ketemu sama sepupu saya yang udah punya baby girl, Marsha namanya, dan Marsha doain perut saya supaya ada baby nya jadi bisa main sama Marsha. Semoga doa doa saya dan orang orang sekitar segera dikabulkan oleh Tuhan. Amin.

Saya mengikuti saran dokter saat masa subur harus bagaimana, sebelum masa subur dan saat masa masa subur saya selalu memberikan buah tomat dan sari kacang kedelai supaya sperma nya berlimpah. Dan perasaan saya sampai sekarang masih tetap H2C harap harap cemas beneran dapat apa gak. Suka ada kontraksi di perut, dan suka panas. Parahnya sabtu kemaren saya beli rujak isinya buah yang muda muda (mangga muda, ubi muda, pepaya muda) finalnya perut saya panas wooii, parah dah, musti nya jaga makanan. Seudah makan baru googling dan ternyata makan pepaya muda itu gak boleh karena getahnya bikin kontraksi perut. Wuoow.. Panasnya beberapa jam aja sih cuma kan kasian kalau bener udah ada baby di dalem. Belum apa apa udah disuruh berjuang.

Kemarin malem pulak, dave lagi mau makan puyunghai belilah ya, dan ternyata puyunghai nya sudah digabung dengan saosnya dan dalam saosnya ada nanas. Omigodd. Saya makan sedikit saja yang penting nasi nya abis. Dave tawarin untuk tambah menu, sayang lah kalau tambah, saya makan juga sedikit. Nah kali ini sakit perutnya sebentar saja gak pake lama, Puji Tuhan. Sebenernya menyiksa loh jaga makanan, seringkali saya menahan keinginan saya makan durian, makan steak, makan ikan bakar, makan fast food dll.(lagi promo tuh si KFC) supaya jaga baby nya tetap sehat dan sempurna nantinya.

Asalnya mau beli test pack, kata temen saya seminggu setelahnya bisa cek pake sensitif test pack, cuma saya googling mending 2 mgg setelah biar tidak samar samar, ya saya sabarlah tunggu minggu depan tanggal 20 mungkin ya saya cek kalau si merah tidak datang.

Begitulah kisah perjuangan saya dalam 1,5 bulan ini semoga jerih lelah yang saya lakukan bersama dave tidak sia sia, dan Tuhan melihatnya dan memberikan kurnia-Nya. Amin.

Kisah di atas sudah tahun lalu, semangat masih ada, tahun 2016 ini saya lebih berserah ke Tuhan, terserah deh dikasih apa gak, dikasih bersyukur banget, gak dikasih Tuhan yang rugi koq, Tuhan bakal hilang kesempatan memperbanyak diri-Nya di atas bumi ini.